Beberapa hari lalu Ndoro Putri pulang dari dinas luar nagri ke New Delhi. Wajahnya sumringah [berseri-seri], ndongengnya banyak. Tapi yang paling bikin Genduk senang, oleh-olehnya juga banyak. Genduk dibawain tas kecil manik-manik khas India.
Tapi yang paling bikin Genduk ngiler, potonyah Ndoro Putri itu lho. Di Taj Mahal, Ndoro Putri pakai kain sari India, berpose di pinggir kolam. Latarnya istana lambang cinta Shah Jahan pada istrinya itu. Ndoro Putri ditemani guidenya, cowok India bertampang bule!
Bukan bulenya itu yang bikin Genduk ngeces lho. Gini-gini, biar kemayu, tapi Genduk ndak gampang ngiler sama laki2 berbungkus bagus. Takut terjebak produk abal-abal.
Fotonya itu yang bikin ngiler dot com. Tapi kata Ndoro Putri, India itu cantik tapi jorse, rada-rada kumuh.
Banyak sampah dan lalat, dan puanas. Nhaaa, habis itu, mendadak Ndoro Putri gundah gulana. Bukan karena kangen sama guidenya yang mirip Hritik Roshan. Katanya, India bikin wajahnya menua. Waks! Apa lagi nih??! Kok bisa ya, padahal guidenya kan gantenggg…
Ternyata, gara-garanya matahari. Ndoro Putri kebanyakan panasan, sehingga kulitnya jadi gelap dan kusam. Alhasil, habis dipameri foto, Genduk diseret menemani Ndoro Putri ke klinik kecantikan.
Alamakk…. Karena udah lama jadi cewek metropolis, Genduk ini sebenernya ndak gampang gumunan alias terheran-heran. Tapi kali ini terpaksa harus gumun. Kliniknya keren banget. Ndak kayak rumah sakit atau puskesmas di kampung Genduk yang bau karbol. Kliniknya Ndoro Putri ini wangi dan megah kayak hotel!
Udah gitu, kalau di rumah sakit kursi tunggunya dari kayu yang keras sambil nonton sinetron ndak genah, yang ini beda. Genduk nunggunya sambil leyeh-leyeh di sofa yang empukkk, sambil nonton HBO atau baca Cosmopolitan. Di pojokan malah ada cafe yang jualan cappuccino dan es krim. (Walah, di kampung Genduk, di depan klinik adanya pedagang es cendol!)
Habis lihat-lihat gedung, Genduk melirik mbak dan tante di sebelah Genduk. Astagahhh! Lha katanya ini klinik wajah dan kulit, mestinya pasiennya punya problem di wajah dan kulit dong. Lha ini, semua wajahnya udah licin dan kinclongggg….
Genduk jadi bingung, buat apa lagi to mereka ini ke klinik? Kalau Ndoro Putri kan jelas, kulitnya jadi kusam dan jerawatan. Lha kalau mereka, apa lagi yang mau diobati tooo? Yang bikin Genduk hampir semaput lagi, katanya buat konsultasi, mereka itu rela ngantri sampai jam 1 pagi!!! Walahhh, itu berobat atau meronda ya..??!
Sambil menunggu Ndoro Putri dan mengagumi wajah-wajah mulus di depan Genduk, iseng-iseng Genduk menguping obrolan mereka. Tante di sebelah Genduk, lagi telponan. Kayaknya sih temannya arisan, wong heboh banget gitu. Katanya, dia bingung milih, mau botox atau chemical peeling aja. Katanya kalau ketawa ujung matanya udah berkerut-kerut, udah gitu pengen mutihin kulit lagi.
Astagahhh, Genduk makin bingung.
Kulitnya udah kayak pualam gitu lho. Gimana kalau dia lihat Genduk? Dikira upik abu kali yaaa… Lagian, bukannya memang mestinya wajah manusia itu ada kerutannya ya? Kayak Pierce Brosnan dan Sean Connery, mukanya ada kerutan tapi jadi lebih berkarakter lho.
Kalo ndak berkerut, apa ndak kayak wajah boneka ya?? Lha wong wajah-wajah mbak-mbak, tante dan zuz yang ngantri disitu semua udah kayak boneka. Maksudnya, ayu-ayu tanpa cela. Udah kayak foto model yang di majalah. Kok masih merasa belum puas.
Genduk jadi mikir. Jangan-jangan, mereka itu punya krisis percaya diri ya? Atau sindrom model, kecanduan ke ahli kecantikan karena pengen tampil sempurna kayak model. Ihhh….
Capek nguping, Genduk nonton tivi. Wah, Oprah Winfrey Show, bintang tamunya Bobby Brown. Wahh, pas banget nih, ahli kecantikan. Sapa tahu Genduk dapat tips tampil cantik tanpa keluar duit banyak buat bayar dokter muka. Tapi kata-kata Bobby malah mematahkan hati Genduk. Hiks.
Katanya, wajah-wajah cantik di majalah itu karya seni. Diciptakan dengan seni merias. Jadi jangan ditiru untuk kehidupan nyata. Enggak bakal bisa ditiru, atau malah bikin frustrasi. Hwaaaa! Artinya, Genduk ndak bakal bisa sekeren Hale Berry yang lagi jadi cover majalah Vogue di tangan Genduk dong… Hiks.
Pantang menyerah, Genduk buka-buka majalah lagi. Cari tips cantik yang ekonomis! Asikkk, ada artikel tentang Kris Dayanti. Genduk ingat, dulu waktu baru muncul KD itu Indonesia banget, hidungnya dan wajahnya rada bulat. Tapi sekarang KD makin mancung lho. Di tengah artikel, ada kalimat mbak KD yang dicetak tebal, “Beauty is Pain”.
Hwaaaaa, masak mau cantik aja harus sakit? Maksudnya apa operasi, gitu ya? Atau facial, dipencet-pencet jerawatnya? Ndoro Putri itu kalau habis facial, udah mbayarnya mahal, tapi keluar ruang selalu meringis kesakitan dan wajahnya merah-merah.
Duhhh, piye to iki?! Mau cantik aja kok susah yaaaaa…
genduk ….. kamu beredar lagi
mbaturnya lagi ora sibuk, yo?!
terus, kamu ikut ndoro putri mempercantik kulit muka juga? wekekek
tadinya sempat muncul pikiran sesat itu. ndak papa deh gaji sebulan amblas, tapi hasilnya kinclong kayak artis indo yg setengah bule itu. tapi setelah disawang-sawang, kok wajah-wajah yang disitu agak artificial ya. Mukanya putih, tapi kalo kepanasan jadi kayak kepiting rebus. ada lagi yang wajahnya ayuuu, putih kayak pualam. tapi kok lehernya masih coklat yaaa….
jadi ya, Genduk mensyukuri yang ada saja. Genduk pe de sama kulit Genduk yang tanned ini…
Nduk, nek buat kmu tuh, cukup bermodal bedak kandel nduk..
)
Ben gulune ireng tapi wajahe putih meblok2
Tur ngko rodo awan sithik kinclong2 mergo minyak
piss nduk.. pisss
Piye toh, moso masih kinclong2 mergo minyak. Pake krim wajah yang mengandung antioxidant-laced oil free gituh, njaluk Ndoro Putri mu Nduk. Nitip sing merk Sisley yo … hahaha
betul sekali jeng ann!sha!
ndak jaman banget tuh wajah kinclong2 kayak kilang minyak. Si Om kayaknya perlu ngecek tanggalannya tuu… Jangan-jangan masih 80-an. hehehee… piss juga Om…
soal SIsley, ndak usah jauh2 ke India. besok malam tahun baru ada midnigth shopping di salah satu pasar langganan Genduk. Diskon 10 persen buat kosmetik dan parfum lho jeng… (ini bukan promosi lho, ya sapa tau aja ada yang mau ke pasar malam taun baru)