Selesai pra-kencan [artinya belum bisa disebut kencan tapi sudah tahap 'hubungan-pendek' alias korsleting] dengan pria tampan asal Hindustan, Sabtu nya, tanggal 27 Oktober kemarin Genduk disuruh Ndoro Kakung untuk ikutan acara pesta blogger.
Kata Ndoro, biar gendukblog umurnya baru 3 hari, sebaiknya ikutan saja biar ketemu temen-temen dan biar cepet pinter.
Pagi-pagi Genduk sudah jalan duluan. Dan sampai di venue sudah ramai. Genduk SMS Ndoro Kakung, takut kalau-kalau Ndoro terlambat. Dan nyatanya benar kan … Ndoro memang terlambat untuk ukuran panitia! Halah, opo yo ra ngisini, tho Ndoro?
Di lift, Genduk ketemu dengan blogger tertua: Prof. Dr. Iwan Darmansyah. Jadi minder, mengingat beliau yang berusia sudah 76 tahun masih rajin nge-blog.
Setelah selesai registrasi, Genduk bergabung dengan para blogger. Tiba-tiba saja, ujug-ujug sekonyong-konyong, Genduk bisa dapat banyak kenalan. Sambung-menyambung dari satu teman ke teman lainnya.
Jreng! Acarapun dimulai. Genduk bangga deh, punya Ndoro yang beken. Belum dapat bagian bicara, Pak Wimar Witoelar sudah memberi mandat agar Ndoro Kakung ngomong.
Dan bukan Ndoro nya Genduk, kalau nggak confident alias pede.
Ndoro sempat protes karena disuruh ngomong. Tapi Pak Wimar juga balik memprotes. Apalagi saat itu beliau menjabat sebagai boss of the boss. Baru kali ini Genduk melihat Ndoro diprotes orang. Wekekek … rasain ya, Ndoro!
Acara sesi pertama pun selesai kemudian dilanjutkan dengan makan siang.
Disini Genduk ketemu dengan keluarga blogger –yang sesuai namanya, mulai penggede domestik dan mitranya [baca: suami-istri] sampai seluruh buah cintanya alias anak-anaknya pada ngeblog semua di sir mblibung mac ndobos. Genduk angkat topi. Kagum sekali! Kok bisa mendarah-daging begini, ya?
Dan paling ditunggu-tunggu dari acara Pesta Blogger ini … yaitu saat yang Genduk impikan tiba: mendengar Ndoro Kakung ngomong.
Acara pun dipecah-pecah sesuai dengan spesialisasi masing-masing. Ndoro kebagian topik current issues. Disini, Genduk jumpa dan mengamati orang-orang yang suka komentar di blog Ndoro Kakung. Wheladalah … kok tidak segila kalau lagi kasih komentar, ya?
Yang Genduk pelajari dari ulasan Ndoro: kalau mau nulis di blog, ya nulis saja sesuai dengan keinginan kita. Tapi konten tetap harus diperhatikan. Kalau Genduk nangkepnya, bebas tapi tanggung jawab … gitu. Benar ya benar, salah ya salah. Tidak tahu ya tidak tahu.
Selesai dengerin Ndoro, kami kumpul lagi di ruang auditorium. Lagi-lagi, Ndoro Kakung nya Genduk yang tak punya malu bikin kehebohan.
Mentang-mentang sudah jadi seleb blog, Ndoro duduk di sebelah Maylaffayza, violist yang memang cuantik dan seksi juga ramah [catatan: ini ramah beneran, bukan rajin menjamah lho!]. Apalagi, di acara ini nggak ada Ndoro Putri yang ikut mendampingi. Tapi rasanya, Ndoro lupa deh, ‘kan Genduk ada di acara ini!
Sambil sok akrab, Ndoro nya Genduk yang sok seksi itu mulai bercakap-cakap dengan Maylaffayza dan akhirnya tersorot kamera pula! Orang-orang pun mulai bersuit-suit dan … bukan Ndoro Kakung kalau tidak gede rasa alias GR. Dengan penuh percaya diri, Ndoro bertanya pada hadirin, “Siapa yang disuitin, ya?”
Pak Wimar yang cepat tanggap langsung berkata, “Yang pasti bukan kamu!” Suara ‘geeeer’ pun terdengar di ruangan. Aduh Ndoro!
bilangin ama ndoro, jangan2 entar bakal ada diajeng part 2 neh……..
mas peteer, bilang sendiri ah
soal diajeng, no comment ya karena para genduk margenduk lebih senang membicarakan topik pergendukan!
Salam kenal nduk
lagi mampir, dikasih tau Ukirsari…he…he..
Kemarin datang tho ke Pesta Blogger, wah coba kita kenalan sebelum itu yah, pasti bisa kopdaran
4 jeng indah … wah, dasar jeng ukirsari itu hobby promosi tentang hal-hal yang membuatnya ketawa terus
terima kasih for dropping by. genduk ada di pesta blogger, tapi karena ada ndoro kakung jadi ditutupi terus biar nggak keliatan. jahil ya ndoro nya genduk? takut genduk ngetop gitu, rasanya!