Semalam, Genduk hampir pingsan saking excited nya. Padahal perkaranya sepele, kok. Disuruh Ndoro Kakung nge-faks ke wartel sebelah untuk lembar konfirmasi makan siang bersama Tata Young.
Ini yang bikin astaga dua kali. Pertama, kok bisa-bisanya Ndoro Kakung berjuluk ‘Ndoro Bedhes’ itu –ini bukan sok jahat sama majikan yang menjabat sebagai penggede domestik di rumah alias boss saya lho, tapi berdasar panggilan sayang sahabat-sahabatnya sendiri– diundang sama Mbak Tata [oppsss Genduk sok kenal dekat, ya?]
Astaga yang kedua, lha Tata itu ‘kan penyanyi favorit Genduk. Wajahnya yang keren khas Asia, imut, centil dan menggoda rasanya mirip banget seperti Genduk [hehehe, maksa banget deh!]. apalagi kalau lagi mendendangkan lagu ‘Sexy, Naughty, Bitchy’ … bikin Genduk juga pengen agak-agak sexy, naughty dan bitchy gitu deh! Aih, keterlaluan nggak sih, Ndoro? Nyebut Nduk, nyebut!
Karena itu, pulang dari wartel Genduk langsung sujud sungkem pada Ndoro Kakung dan Ndoro Putri. Meski Lebaran sudah lewat dan sungkem selamat Hari Raya sudah dilakukan secara merata di rumah ini. ‘Misi’ sungkem kali ini, apalagi kalau bukan ingin nderek Ndoro Kakung makan siang bersama Tata Young yang berasal dari Thailand itu.
Ndoro Putri menanggapi keinginan Genduk dengan senyum simpul. Sementara Ndoro Kakung tak urung terperangah. “Waduh Nduk. Bukannya aku ini serakah ora gelem bagi-bagi rejeki kalau ada wong ayu di depan mata,” kata beliau setengah serius tapi bercanda juga. “Tapi ini makan siang sambil konferensi pers. Itu lho, tanya jawab sebelum si artis manggung.”
“Ya ndak papa tho, Ndoro!’ jawab Genduk tak mau kalah. “Melihat dari jauh saja sudah puas kok. Pokoknya ‘kan Tata Young, gitu. Syukur-syukur boleh nimbrung di photo session, jadi Genduk bisa pamer sama bapak dan emak di kampung … bahwa ada kembaran Genduk asal Thailand.”
Karena argumen Genduk masuk akal, akhirnya Ndoro Kakung setuju mengikutsertakan Genduk dalam misi jumpa bintang ini. Pura-puranya didhapuk jadi asisten yang membawakan tas laptop Ndoro Kakung. Buat ’senjata’ Genduk beraksi di sana, Den Bagus meminjamkan kamera digitalnya yang punya resolusi 7 MegaPixel.
Sampai di sana, Genduk merasa bungah dan hidung kembang-kempis. Pasalnya banyak yang menyapa, dari sisi kiri dan kanan. Padahal kalau dipikir-pikir, itu ‘kan kolega dan teman-teman Ndoro Kakung dari bidang kerja yang sama!
Makan siang disajikan secara prasmanan. Ada chicken wings, nasi goreng sosis, kakap goreng tepung, coleslaw, ayam goreng tepung tanpa tulang, ice cream cokelat, coke, air putih dan ice lemon tea.
Lalu saat yang mendebarkan pun tiba. Master of Ceremony menyebut, Tata Young akan hadir sebagai salah satu penampil di acara pentas modifikasi mobil awal November nanti.
Lha tapi … mana Tata nya?
Genduk tak bisa bertanya kepada Ndoro, karena beliau sibuk duduk di depan. Terpaksa Genduk tolah-toleh sana-sini sampai ketemu seseorang yang Genduk rasa pas buat ditanyai.
“Mas, kok Tata Young nya nggak duduk bersama para juru bicara di meja depan yang ada mic-nya itu, sih?” Genduk menjawil mas-mas di sebelah kiri.
“Lhah, si Mbak ini gimana, tokh!” jawab mas-mas yang Genduk tanya barusan. “Tata itu manggungnya awal November nanti. Kalau sekarang ya cuma para juru bicara dan panitia pelaksananya itu yang melakukan pernyataan pers, juga menerima tanya-jawab.”
“Halah, jadi nggak ada Tata Young?” Genduk masih maksa.
“Kalau mau Tata sekarang juga, adanya ya Tata Dado, Mbak!” kata mas-mas itu kalem.
Huh, sialan!
Genduk percaya, pasti nggak cuma diri ini yang mengalami kejadian mengecewakan seperti ini. Saat ada konferensi David Copperfield tempo hari, pasti juga banyak yang ngarep seperti keinginan Genduk ketemu Tata Young ‘kan?
Malah, acara konferensi pers David Copperfield itu lebih mengenaskan. Dengan menyesal, panitia mengumumkan pembatalan kedatangan sang bintang karena terlibat skandal seks.
Walah!
ini namanya “Ta kenal maka Tata Young” …
selamat mengarungi jagat blog !
terima kasih ya mas andrias, doakan pertemanan antargenduk dan ndoro nya terjalin mesra eh siaga selalu
[...] menjumpai Mbak Tata, ouppppssss …. maksudnya hadir ke konsernya merupakan antiklimaks dari ‘jumpa pertama’ yang tidak sukses. Saat Genduk menyamar jadi asisten Ndoro Kakung untuk jumpa pers soal kedatangan Tata [...]