February 13, 2008 by genduk
Genduk paling senang kalau turun hujan. Suasana jadi mendadak romantis. Hujan rintik-rintik, rasanya segar sekali mengendus bau tanah yang pertama kali tersiram air. Biarpun keringat belum kering sehabis masak atau pulang dari pasar, rasanya langsung adem kalau turun hujan. Bukan secara harafiah adem karena tersiram air, suasana hati genduk juga langsung sejuk dan romantis.
Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu
Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu
Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akan pohon bunga itu
Continue Reading »
Posted in rasan-rasan | Tagged genduk, gendukblog, hujan, juni, ojek, sapardi joko damono | 5 Comments »
January 28, 2008 by genduk
Hari ini rumah Ndoro Kakung sempet heboh. Pasalnya Ndoro Putri kedatangan tamu yang datang-datang sudah menangis bombay. Karuan Genduk dipanggil untuk langsung ngambil air putih untuk sang ibu muda.
Setelah 3 jam bertamu [kerja opo namu yoo?
], pulanglah sang ibu muda itu.
Ndoro Putri menghela nafas panjang, katanya, “Ya begitulah kalau orang kena bujuk rayu.”
Continue Reading »
Posted in rasan-rasan, so[k]sial | Tagged gendukblog | 7 Comments »
December 6, 2007 by genduk
Beberapa hari lalu Ndoro Putri pulang dari dinas luar nagri ke New Delhi. Wajahnya sumringah [berseri-seri], ndongengnya banyak. Tapi yang paling bikin Genduk senang, oleh-olehnya juga banyak. Genduk dibawain tas kecil manik-manik khas India.
Tapi yang paling bikin Genduk ngiler, potonyah Ndoro Putri itu lho. Di Taj Mahal, Ndoro Putri pakai kain sari India, berpose di pinggir kolam. Latarnya istana lambang cinta Shah Jahan pada istrinya itu. Ndoro Putri ditemani guidenya, cowok India bertampang bule!
Continue Reading »
Posted in rasan-rasan | Tagged botox, cosmopolitan, gendukblog, hritik roshan, india, KD, taj mahal, vogue | 6 Comments »
December 1, 2007 by genduk
Urusan membesarkan nyala api alias mengompori atawa bahasa kerennya memberi support memang sudah jadi kebiasaan Ndoro Kakung.
Lihat saja ada weblog berngaran Kekasih Gelap yang menyatakan bahwa kegiatan tulis-menulisnya tak lain dan tak bukan adalah akibat campurtangan eh dorongan dari Ndoro nya Genduk.
Kemarin, petinggi domestik tempat Genduk berkarya itu memberi komentar di salah satu posting gendukblog. Ditambah lagi komentar saat Genduk menghidangkan kopi. Begini ujarannya, “Kamu mbok kreatif dengan pekerjaanmu. Lihat ini ada Cewek Ndeso yang lebih rajin nge-blog walau pakai bahasa Jawa kaya kuek.”
Continue Reading »
Posted in luar nagri, rasan-rasan, re: ndoro kakung, so[k]sial | Tagged gendukblog | 6 Comments »
November 20, 2007 by genduk
Haiyah! Genduk sibuk sekali beberapa hari ke belakang. Pasalnya, Ndoro Kakung ujug-ujug dapat penugasan ke Milan, Italia, sementara Ndoro Putri sibuk dengan pekerjaan kantornya.
Jadi, Genduk pun kebagian sibuk yang melimpah. Mengingat hal-hal yang biasanya bisa dilakukan Ndoro Kakung bila sedang lega hati –seperti mencuci mobil dan membetulkan genteng— jadi mesti dikerjakan Genduk sendirian.
Apalagi sekarang ini musim hujan sudah tiba. Seng-seng dan genteng banyak bergeseran gara-gara angin yang bertiup model puting beliung dan membuat pepohonan juga ikut-ikut mentiung [miring sampai berapa derajat tertentu dengan melibatkan unsur elastisitas].
Continue Reading »
Posted in lanang lan wedok, re: ndoro kakung, so[k]sial | Tagged gendukblog | 10 Comments »